Di luar jendela, riuh suara kota mulai meninggi,
Tentang angka rupiah yang naik-turun tak pasti.
Kebijakan digodok di dalam gedung-gedung megah,
Sementara rakyat mengeja hidup yang kian payah.
Jurnal ini bukan sekadar barisan teori yang mati,
Ia adalah rekaman atas janji-janji yang diadili.
Kaji kami bedah tentang energi dan subsidi yang dilepas,
Hingga hak-hak bersuara yang kadang coba diringkas.
Dari ruang-ruang kuliah, konsolidasi pikiran dimulai,
Mengubah keresahan menjadi analisis yang bernilai.
Setiap bab adalah argumen yang berdiri tegak membela,
Menjadi benteng fakta di tengah distorsi dan propaganda.
Kuasa bisa saja berganti wajah dalam semalam,
Namun catatan ilmiah akan tetap terang di ruang kelam.
Sebab esok hari, ketika sejarah politik ini dituliskan,
Jurnal inilah yang menjaga kebenaran tetap disuarakan.