Di malam yang dingin kami duduk di angkringan sambil merokok ditemani hangatnya hari gajian, bersama pahitnya kopi yang khas untuk menyambut hari esok hahaha. Lalu dari sudut tempat kami duduk ada seorang pria yang sedang merenung, dari kejauhan aku menatap dengan penasaran lalu orang itupun menoleh dan menghampiri kami, kami pun kebingungan kami kira akan terjadi masalah. Namun pria itu berucap pernahkah kalian merasakan bagaimana rasanya dirayakan di umur yang sudah menginjak 20 keatas, tanyanya dari seseorang yang sedang duduk di sebelahku "aku menatapnya dengan tatapan bingung" lalu ia kembali melanjutkan ceritanya. Hmph.. ternyata hari ini saya ulang tahun, namun tak ada seorangpun pun mengucapkannya 'katanya dengan sedih' lalu "aku menjawab sambil tersenyum terkadang yang kita butuhkan hanyalah tempat Iyah, bagaimana kita di dengar kembali dan dianggap selayaknya seseorang yang kita anggap namun terkadang kita lupa bahwa tidak semua orang itu sama seperti kita". Dengan menatap langit yang gelap dan menahan air mata kamipun merasa iba melihatnya lalu kami mengajak untuk duduk bareng sambil menikmati pahitnya kopi kami mengucapkan "selamat ulang tahun iya bro sehat-sehat selalu"
Kembali lagi...
Ada cerita atau sekadar ingin berbagi?
Ruang Literasi Brebesan terbuka untuk siapa saja yang ingin berbagi pengalaman, opini ringan, atau cerita sehari-hari. Mari merawat nalar bersama.
Tulis Sekarang