Perjalanan
Deru roda kereta mengalun seperti tembang waktu,
mengantarkanku dari Batang menuju Brebes,
membelah jarak, merangkai kenangan,
di antara rel yang memanjang menuju cakrawala.
Sejuk udara dalam gerbong menyapa perlahan,
menyentuh wadag dan qolbu,
menghadirkan jeda yang teduh
di tengah riuh perjalanan hidup.
Lalu peluit panjang terdengar,
nyaring namun penuh makna,
menandai tibanya satu tujuan,
sekaligus awal dari langkah berikutnya.
Sebab setiap stasiun hanyalah persinggahan,
dan setiap perjalanan adalah pelajaran.
Hari ini aku tiba,
untuk kembali berangkat menyambut kisah-kisah baru,
tentang hidup, harapan, dan kebijaksanaan yang terus bertumbuh.
Oleh: Badiatul Chusnia - Relima Perpusnas RI