Kalian tidak asing kan sama apa itu tarian?Tarian di sini itu yang dimaksud tarian tradisional.Menurut kalian, apakah tarian hanya sekadar sebuah gerakan atau memiliki makna yang tersembunyi atau makna yang mendalam?Apakah tarian tradisional yang diwariskan leluhur masih relevan di tengah-tengah derasnya arus budaya modern ataupun budaya luar yang sangat digemari gen-z?Ditambah media sekarang sangat canggih seperti tiktok ataupun instagram yang membuat lebih mudah mempengaruhi budaya modern kepada gen-z.Pertanyaan-pertannyaan ini membuat saya berpikir bahwa tarian bukan hanya sekadar gerakan dan hiburan saja.Tetapi tarian memiliki makna tersendiri di setiap gerakannya dan tarian bisa menjadi simbol identitas budaya sekaligus bisa sebagai ruang ekspresi emosi seseorang.
Saya mulai tertarik pada tarian tradisional sejak SD, rasa tertarik ini muncul saat ada acara jambore dan saya ditunjuk untuk ikut, lalu di jambore terdapat beberapa kegiatan salah satunya ada lomba pentas seni tari, di situ saya terpilih untuk mengikuti pentas seni tari tersebut.Mengapa muncul rasa tertarik?Karena pada saat melakukan gerakan tariannya saya merasa senang dan tenang.Rasa ketertarikan saya kepada seni tari masih ada hingga sekarang.Dari sini saya mengetahui bahwa tarian tradisional bukan soal tentang estetika tetapi juga tentang kebersamaan, keselarasan, spiritualitas dan memiliki makna filosofi hidup masyarakat.Dalam tarian rasanya seperti melihat sejarah leluhur yang bergerak di depan mata.
Namun, saat saya melihat teman-teman sebaya, tarian yang mereka lakukan berbeda.Mereka lebih gemar pada tarian modern seperti dance cover K-pop, hiphop atau dance yang sedang trend di tiktok.Gerakannya bebas, kreatif dan terkadang gerakan tersebut hanya untuk seru-seruan saja.Tetapi di balik itu, tarian tersebut menjadi cara anak muda untuk mengekspresikan diri, menunjukan identitaas digital dan bahakan membangun komunitas di dunia maya.Misalnya, mereka membuat koreo dance trend tiktokk, nah dari situ mereka bisa berkumpul untuk melakukan kolaborasi, ini menjadikan yang tadinya tidak saling mengenal menjadi saling mengenal.Tarian modern juga sering menjadi sarana untuk menyalurkan emosi, seperti rasa percaya diri, kebebasan bahkan kegelisahan.Dengan adanya media sosial, tarian tidak hanya terbatas pada punggung fisik, melainkan dapat menjangkau audiens dari mana saja dalam sekali unnggah.
Jika dibandingkan, tarrian tradisional lebih menekankan nilai kebudayaan, spiritual, kolektif dan kebersamaan.Sedangkan tarian modern itu lebih menekankan pada kreativitas, individualitas dan popularitas.Tarian tradisional memiliki aturan yang baku dan tidak boleh sembarangan diubah, sedangkan tarian modern mendorong seseorang untuk berimprovisasi dan memberikan kebebasan berekspresi.Meskipun keduanya berbeda tetapi mereka juga memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.Tarian tradisional menjaga akar budaya dari leluhur dan rasa identitas, sedangkan tarian modern membuat seseorang untuk membuka ruang berinovasi dan memperluas jangkauan melalui teknologi.Namun sekarang sudah mulai muncul penggabungan antara keduanya di media sosial seperti tiktok dan isntagram.Banyak orang-orang melakukakn kolaborasi di antara keduanya, seperti melakukan gerakan tari tradisional dengan sound yang sedang trending atau unsur tarian tradisional dimasukkan ke dalam tarian modern.Hal ini membuat tarian tradisional tetap relevan dan sekaligus menjaga warisan leluhur.Maka dari itu, tarian bisa menjadi jembatan antara masa lalu dengan masa kini, serta dapat memperkaya pengalaman seni bagi generasi muda.
Pada akhirnya, tarian bukanlah hanya sekadar gerakan yang mengikuti irama musik.Namun merupakan bahasa jiwa yang mampu menyalurkan emosi sekaligus menjadi warisan leluhur yang memperkuat identitas suatu daerah.Tarian tradisional ada menjadi pengingat kita akan adanya akar sejarah dan nilai-nilai leluhur yang tidak boleh dilupakan.Sementara itu, tarian modern menunjukan bahwa seni bisa mengikuti perkembangan zaman, menjadi wadah untuk kebebasan berekspresi dan bahkan bisa membangun saran kreativitas dan inovasi.
Pertanyannya, apakah kita sebagai generasi muda hanya akan larut dengan tren modern yang cepat berubah ataukah kita akan menjaga tradisi leluhur dan menjaga warisan leluhur yang diwariskan?Menurut saya, saya percaya bahwa keduanya tidak harus dipertentangkan.Justru, jika keduanya bertemu atau digabungakan akan membuat tarian semakin kaya makna.Melestarikan tarian berarti menjaga jembatan antara masa lalu dan masa kini, sekaligus membuka jalan masa depan yang lebih berwarna bagi gen-z.Gen-z memilki peran yang sangat besar dalm hal ini, mereka bisa menjadi generasi yang kreatif dan peduli akan akar budaya.Dengan begitu, tarian akan tetap hidup sebagai penyaluran emosi atau ekspresi emosi dan warisan budaya yang tak ternilai.Tarian adalah cerita yang bergerak yang dapat menghubungkan kita dengan siapa kita sebenarnya.